5 Aksi Bunuh Diri Massal yang Bikin Dunia Gempar, Salah Satunya di Indonesia!

Berbagai peristiwa bisa menjadi latar belakang seseorang nekat melakukan aksi bunuh diri. Mulai dari yang paling rasional seperti tekanan hidup dan depresi, hingga yang paling aneh seperti bisikan alam.

Namun, selain tindakan oleh individu, ada pula aksi bunuh diri yang dilakukan secara massal. Orang-orang ini biasanya menganut kepercayaan tertentu dan meyakini aksi bunuh diri mereka sebagai ritual suci untuk mempertahankan harga diri. Tentu saja, aksi ini memancing perhatian dan membuat warga dunia tercengang.

Bahkan, di Indonesia juga pernah terjadi, lho!

Penasaran? Berikut ini 5 aksi bunuh diri massal yang menggemparkan dunia:

1. Heaven Gate di Amerika Serikat

Peristiwa bunuh diri yang terjadi tahun 1997 ini, dilakukan oleh orang-orang Heaven Gate, salah satu sekte pemujaan di California yang meyakini bahwa bumi akan hancur oleh kekuatan supernatural. Maka, dengan takzim, mereka melakukan aksi bunuh diri, lantaran percaya bahwa cara tersebut akan membawa mereka ke luar angkasa dan selamat dari tragedi besar tersebut.

Pada hari yang kelam itu, 39 orang tewas bunuh diri dengan penampilan yang tidak lazim. Mereka menyelimuti seluruh tubuh menggunakan plastik, kecuali kaki. Dengan menggunakan baju yang serupa, serta membawa jumlah uang yang sama di saku, mereka sepakat meninggalkan dunia bersama-sama.

Baca Juga :  6 Binatang yang Mengeluarkan Wangi Makanan

2. Pilenai di Lithuania

Pilenai, merupakan nama benteng di Lithuania yang populer karena pernah menjadi lokasi bunuh diri massal tahun 1336. Pada saat itu, pasukan Teutonik yang dikenal tangguh menyerang benteng yang menjadi pertahanan penduduk Lithuania.

Namun, alih-alih melawan, ribuan penduduk tersebut malah membakar habis benteng dan seluruh harta benda. Termasuk pula, raga mereka sendiri. Ya, mereka memilih bunuh diri, daripada mati terkalahkan oleh pasukan Teutonik.

3. Masada di Israel

Karena enggan ditangkap oleh tentara Roma yang telah mengepung mereka, sebanyak 960 orang Yahudi Sicarii memilih untuk saling bunuh. Peristiwa tragis ini terjadi pada tahun 73 di dataran tinggi Masada. Aksi bunuh-membunuh secara berurutan ini menyisakan satu orang yang akhirnya bunuh diri.

4. Saipan di Jepang

Peristiwa bunuh diri massal di Saipan, Jepang, terjadi pada Perang Dunia Kedua. Pada bulan Juni 1944, kekalahan Jepang sudah di depan mata saat tentara Amerika menduduki Saipan. Kaisar Jepang segera bertindak. Bukannya melawan, Sang Kaisar justru memerintahkan seluruh pasukan melakukan bunuh diri, daripada harus tunduk dan menyerah di bawah kaki lawan. Sebagai bentuk pertahanan harga diri, ribuan tentara Jepang pun melakukan harakiri, dengan terjun dari tebing.

Baca Juga :  5 Tips Memilih Parfum yang Baik dan Benar Sesuai dengan Karakter dan Kepribadian

5. Puputan di Indonesia

Kali ini peristiwa bunuh diri massal yang terjadi di Indonesia, tepatnya Kerajaan Badung, Puputan, Bali tahun 1906. Kejadian tersebut berlangsung di masa penjajahan Belanda. Konflik antara Kerajaan Badung dan Belanda terjadi akibat Raja Badung menolak memberi kompensasi kepada Belanda, saat rakyatnya dituduh merampok kapal milik China. Akhirnya, penolakan tersebut, berujung pada ancaman penyerangan.

Tidak ingin membuang waktu, Raja Badung segera memberi perintah pada rakyatnya untuk memakai pakaian serba putih dan membawa keris. Alih-alih menggunakan senjata tersebut sebagai alat perlawanan, ribuan warga Badung justru bunuh diri 100 meter di hadapan pasukan Belanda yang akan menyerang. Aksi bunuh diri massal ini, dimaksudkan agar mereka tidak tertangkap dan menjadi budak pemerintah kolonial.

Mengetahui latar belakang dari lima aksi bunuh diri massal di atas, mungkin kamu akan speechless. Perbedaan standar keyakinan dan kepercayaan tidak bisa kita paksakan untuk sama antarindividu maupun kelompok. Yang jelas, kita harus selalu melakukan yang terbaik dan lebih baik dari waktu ke waktu. Sebelum meregang nyawa, pantang menyerah dan pantang berputus asa. Semangat!

Loading...
error: