Pengen Jadi Astronot? Apa Sih Persyaratannya, Berapa sih Gajinya? Yuk, Kita Intip!

Menjelajah angkasa, menjalankan misi rahasia negara, menggunakan alat-alat canggih yang mampu melintasi batas-batas kewajaran, merupakan sederet pekerjaan luar biasa dari tim astronot NASA yang tampak dalam film-film Hollywood. Tak heran jika lantas profesi ini menjadi dambaan bagi sebagian orang yang menyukai dunia antariksa.

Astronot, terutama di NASA, dianggap sebagai pekerjaan elite dan bergengsi, sekaligus penuh tantangan. Kendati berat untuk dijalani, menjadi astronot NASA dan merasakan perjalanan lintas ruang layaknya film “Interstellar” dan “Armageddon” tetap memiliki banyak peminat.

Namun, untuk bisa menjadi astronot NASA tentu tidak mudah. Mereka harus melalui perjuangan panjang dan wajib memenuhi berbagai persyaratan.

tes jadi astronot, astronot wanita jadi mualaf, astronot wanita jadi muallaf, astronot wanita jadi mualaf hoax, astronot wanita jadi muslim, astronot wanita jadi muallaf setelah melihat keajaiban mekkah dan madinah, astronot yang jadi mualaf, astronot yg jadi mualaf, astronot wanita yg jadi mualaf

Kriteria pertama dan utama, calon astronot NASA harus menjadi warga negara AS. Kandidat juga wajib memiliki ijazah kelulusan dari perguruan tinggi ivy league dalam bidang sains, matematika, atau teknik mesin. Selain itu, diharapkan telah memiliki pengalaman mengudara dengan jam terbang tinggi selama tiga tahun atau setara dengan 1000 jam.

Jika telah memenuhi kriteria tersebut, kandidat akan menjalani serangkaian proses seleksi yang digadang-gadang 74 kali lipat lebih sulit dibandingkan seleksi masuk Harvard University.

Baca Juga :  Awas Bahaya Vape, Bisa Meledak!

Persaingan menjadi sangat ketat, karena para kandidat harus berkompetisi dengan sesama lulusan-lulusan terbaik pada perekrutan yang tidak diadakan setiap tahun. Bahkan, pada tahun 2017, tercatat bahwa NASA hanya meloloskan 12 dari 18300 pendaftar untuk bergabung dalam tim.

Proses seleksi yang rumit dan pelatihan intensif dari NASA, tentu akan mencetak personel-personel yang hebat. Risiko yang menantang dan besar proyek yang dijalani juga memberikan bargaining position yang tinggi.

Jadi penasaran kan, berapa ya gaji astronot NASA? Yuk, kita telusuri!

belajar jadi astronot, gaji jadi astronot, kuliah jadi astronot, kisah astronot jadi mualaf, mau jadi astronot, kotoran manusia jadi makanan astronot, syarat jadi astronot nasa, persyaratan jadi astronot, pengalaman jadi astronot, pendaftaran jadi astronot, syarat jadi astronot

Ternyata, poin yang bikin kamu kepo ini, terjawab pada tanya jawab di situs NASA. Mereka menyatakan bahwa setiap astronot atau personel NASA, memperoleh gaji tahunan yang tidak sama. Besar pendapatan setiap orang, bergantung pada kemampuan, pengalaman, dan peraihan akademik selama proses pendidikan.

Berdasarkan parameter-parameter yang menjadi acuan,  astronot dibagi dalam beberapa tingkat, dari GS-12 hingga GS-15. Kemudian, setiap tingkat terbagi lagi menjadi 10 level berdasarkan performa kerja selama setahun.

Aturan mengenai benefits yang diterima personel NASA ini, termasuk astronot, menjadi ruang lingkup tanggung jawab Badan Kepegawaian Amerika Serikat atau The US Office of Personnel Management.

Baca Juga :  10 Fakta Unik dan Menarik Seputar Kopi

Berdasarkan skala OPM tahun 2018, astronot tingkat GS-12 level 1, akan memperoleh gaji sebesar US$ 63600 atau setara dengan  Rp 863 juta. Bisa kita ketahui, bahwa setiap bulan para astronot NASA dalam kategori tersebut, menerima Rp 71 juta.

Sementara itu, astronot yang termasuk dalam kategori GS-12 level 10, dengan pengalaman dan keahlian yang mumpuni, mereka bisa memperoleh pendapatan sebesar US$ 82.680 (Rp 1,1 miliar) per tahun, atau setara dengan Rp 93,5 juta per bulan.

Untuk astronot dengan tingkatan GS-13, dalam tahap 1 dan tahap 3, masing-masing bisa mendapat gaji tahunan mencapai US$ 75.628 (Rp 1,02 miliar) dan USD 98.317 (Rp 1,3 miliar).

Dan, pada kategori tertinggi, yaitu GS-15 level 10, antronot akan menerima gaji senilai US$ 120.000 (Rp 1,6 miliar) per tahun, atau setara dengan Rp 135 juta per bulan. Wah, bisa dua kali gaji presiden Indonesia di tahun 2018, nih.

Tapi, jangan bandingkan dengan gaji pemain bola yang bisa miliaran dalam seminggu. Perputaran uang di kedua bidang tersebut memang jauh berbeda. Lagipula, melakoni sebuah profesi, jangan hanya karena gaji, melainkan passion dan panggilan hati. Apa Sih Syarat Jadi Astronot dan Berapa Gajinya? – #NSP

Loading...
error: